AL-AULADI : JOURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak <p>Studi Ilmu Pendidikan Islam Anak Usia Dini&nbsp;&nbsp;</p> en-US a_hadi54@yahoo.com (Abdul Hadi) Sun, 01 Jun 2025 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Kemampuan Guru Bercerita Dengan Kemampuan Anak Usia 5-6 Tahun Dalam Menyimak https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/73 <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh Hubungan kemampuan Guru bercerita dengan kemampuan Anak Usia 5-6 Tahun dalam menyimak, Rumusan masalah penelitian ini adalah : (1)Bagaiman kemampuan guru bercetia di Paud As-syifa?,(2)Bagaiman kemampun anak dalam menyimak di Paud As-syifa ?(3) Apakah terdapat hubungan antara kemampuan Guru bercerita dengan kemampuan anak dalam menyimak? Penelitian ini bertujuan:(1)Untuk mengetahui kemampuan guru bercerita di Paud As-syifa,(2)Untuk mengetahui kemampuan Anak dalam menyimak di Paud As-syifa,(3)Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kemampuan guru bercerita dengan kemampuan anak dalam menyimak.<br>Penelitian ini dilaksanakan di Paud As-syifa Desa winong Kec. Gempol Kab. Cirebon jenis penelitian ini menggunakan jenis deskriptif korelasional dengan pendekatan kuntitatif sampel yang diambil dari penelitian ini adalah sebanyak 4 guru dan 4 anak. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi yang ditunjukan kepada siswa dan guru dan tehnik analisis datanya menggunakan korelasiproduc moment dan untuk uji hipotesis( uji-1)<br>Hasil analisis korelasi produk moment dan uji-1 untuk mengetahui adakah hubungan antara variabel X dan Y dari hasil rumus korelasi produk moment di peroleh hasil terhitung 0,9 dimana ini menunjukan t terhitung &gt; tabel yaitu 0,9&gt;0,361 artinnya terdapat hubungan antara kemampuan guru bercerita dengan kemampuan anak usia dini dalam menyimak “ sedangkan melalui uji t diperoleh hasil t terhitung sebesar 21,6 sedangkan r tabel 0,707 jadi t terhitung &gt; r tabel (21,6&gt;0,707) maka hipotesis dalam penelitian ini diterima.</p> Kuliyah Kuliyah ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/73 Sat, 05 Aug 2023 12:27:11 +0000 Pengaruh Penggunaan Metode Iqro’ Terhadap Kemampuan Anak Usia Dini Dalam Membaca Al-Qur’an https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/72 <p>Jurnal ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan anak usia dini dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode iqro’ terhadap kemampuan anak usia dini dalam membaca Al-Qur’an.<br>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik seluruh anak kelompok B RA Al Muttaqin yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah total siswa 51 orang. Kelas Al-Falq berjumlah 17 orang, kelas Al-Fajr berjumlah 16 orang, dan kelas Al-Lail berjumlah 18 orang. Karena semua kelas dijadikan eksperimen, untuk itu teknik analisis data pretest dan postest peneliti menggunakan uji normalita, uji homogenitas, uji paired sampel T-test, dan uji regresi linier sederhana.<br>Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 90 sedangkan kelas kontrol memperoleh rata- rata 59. Selanjutnya pada uji pretest dan posttest dengan Paired Sampel T-test 0,000<br>&lt; 0,05, terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Sedangkan presentasenya menggunakan uji Regresi Linier Sederhana 20,5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa 79,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain</p> Juariyah Juariyah ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/72 Sat, 05 Aug 2023 12:27:44 +0000 Meningkatkan Minat Membaca Pada Anak Usia Dini Usia 5-6 Melalui Pohon Literasi https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/71 <p>Di Indonesia, bahasa sebagai bahasa pengantar disemua jenis penddikan dan jenjang sekolah maka bahasa memegang peranan penting dalam pembaharuan dan peningkatan mutu pendidikan. Khususnya di TK,dijelaskan dalam Depdikas bahwa pengembangan kemampuan bahasa bertujuan agar anak didik mampu berkomunikasi secara lisan dilingkungannya. Namun dalam pelaksanaan pembelajaran media yang digunakan masih kurang bervariasi yakni hanya menggunakan majalah dan pohon literasi untuk mengembangkan Bahasa anak. Selain itu ada juga sekolah sudah ada pohon literasi untuk mengembangkan Bahasa anak tetapi pohon literasi tersebut hanya mengenalkan huruf saja jadi sangat kurang untuk mengembangkan Bahasa anak. Untuk itu peneliti memilih Pengembangan Media Pohon Literasi Terhadap Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun di TK Sari Kencana Desa Pasir Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka.<br>Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, wawancara,observasi dan dokumentasi Teknik analisi data pada penelitian ini adalah menggunakan Data yang diperoleh dari masukan validator pada tahap validasi, masukan ahli media dan ahli bahasa.<br>Berdasarkan dari hasil penelitian diperoleh, Respon peserta didik Skala kecil terhadap pengembangan pohon huruf terhadap bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Sari Kencana Desa Pasir Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka di peroleh nila rata-rata 3,81 dengan kriteria “sangat menarik” dan respon peserta didik uji coba lapangannya mendapatkan nilai rata-rata 3,99 dengan kriteria “sangat menarik”. Respon pendidik terhadap pengembangan pohon huruf terhadap bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Sari Kencana Desa Pasir Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka di peroleh nilai rata- rata 3,6 dengan kriteria “sangat menarik”.</p> Dedeh Halimatus Sa'diah ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/71 Sat, 05 Aug 2023 12:29:11 +0000 INTEGRASI TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES DENGAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK USIA DINI https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/279 <p>Setiap anak dilahirkan dengan konfigurasi potensi kecerdasan yang unik. Teori Multiple Intelligences yang dikemukakan oleh Howard Gardner menegaskan bahwa kecerdasan manusia bersifat majemuk dan tidak dapat direduksi pada satu jenis kemampuan saja, sedangkan pendidikan Islam anak usia dini memiliki orientasi pembentukan pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sejak masa kanak-kanak. Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif bagaimana teori kecerdasan majemuk dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam proses pembelajaran anak usia dini melalui pendekatan tinjauan literatur (literature review) atas publikasi ilmiah rentang tahun 2021 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, kemudian menganalisisnya secara tematik untuk menemukan titik temu konseptual serta merumuskan strategi implementasi praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sembilan jenis kecerdasan dalam teori Gardner dapat menjadi pintu masuk yang variatif bagi penanaman nilai akidah, ibadah, dan akhlak, serta bahwa penelitian-penelitian mutakhir cenderung memfokuskan diri pada tiga klaster besar, yaitu penerapan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk di lembaga PAUD Islam, pengembangan kecerdasan spiritual anak usia dini, dan penanaman nilai serta karakter Islami melalui metode pembiasaan dan keteladanan. Kajian ini merekomendasikan agar pendidik PAUD berbasis Islam merancang pembelajaran yang responsif terhadap keragaman kecerdasan anak tanpa mengesampingkan misi utama pendidikan Islam, yaitu membentuk insan kamil yang cerdas, berakhlak, dan bertakwa.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Multiple Intelligences, pendidikan Islam, anak usia dini, kecerdasan majemuk, nilai-nilai Islami</p> Euis Fajriyah, Putri Damayanti, Ainur Rofiq ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/279 Sun, 01 Jun 2025 00:00:00 +0000 KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) 4 DAN 16: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/289 <p><em>Bullying behavior in schools is a form of violence against children that directly hinders the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4 on quality education and SDG 16 on peace, justice, and strong institutions. Target 4.7 explicitly emphasizes education that promotes a culture of peace and non-violence, while target 16.2 affirms the global commitment to ending all forms of violence against children. Islamic Religious Education (PAI) is believed to hold a strategic contribution to bullying prevention because it embodies moral values, compassion, and respect for others that align with the spirit of these two sustainable development goals. This study aims to systematically analyze the contribution of PAI to bullying prevention in schools and its relevance to the achievement of SDG 4 and SDG 16. A systematic literature review method was applied, following the PRISMA flow of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion of 25 articles sourced from Google Scholar, Garuda, SINTA, and DOAJ published between 2020 and 2025. The findings show that PAI contributes to bullying prevention through the internalization of moral values and empathy, teacher exemplary conduct, the strengthening of a religious and child-friendly school culture, and cross-stakeholder collaboration, which substantively align with targets 4.7, 4.a, 16.1, 16.2, and 16.6. However, the integration of PAI with the SDGs agenda at the school level remains implicit and has not been explicitly formulated in policy or curriculum. This study recommends developing a structured and measurable model for integrating the PAI curriculum with SDG indicators on peace education and child-friendly schools.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Islamic religious education; bullying; sustainable development goals; peace education; systematic literature review</em></p> Putri Damayanti, Mohammad Hisyam Yahya, Agus Lizam, Afif Husen, Mashadi Mashadi, Kholil Baehaqi, Tiya Imtiyazunnisa ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/289 Tue, 29 Jul 2025 00:00:00 +0000 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MODERASI BERAGAMA DALAM MENCEGAH SIKAP INTOLERANSI DI KALANGAN PELAJAR: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/290 <p><em>Intolerance and the potential for radicalism among Indonesian students remain serious concerns, as reflected in several national surveys reporting relatively high proportions of intolerant opinions among both students and teachers. Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) grounded in religious moderation (wasathiyah) is regarded as a strategic instrument for preventing such attitudes from an early age. This article aims to map, synthesize, and critically evaluate scholarly literature published over the last five years (2021–2025) concerning the implementation of moderation-based PAI in preventing intolerance among students. A systematic literature review adapting the PRISMA flow was employed, searching Google Scholar, Garuda, Sinta, DOAJ, and ResearchGate using relevant keyword combinations, followed by a tiered screening process based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 27 articles analyzed thematically. The review identifies five major themes: (1) the conceptualization of religious moderation within PAI; (2) empirical conditions of intolerance among students; (3) learning strategies and curriculum reinforcement, including the Merdeka Curriculum and the Rahmatan lil ‘Alamin Student Profile Strengthening Project (P5 P2RA); (4) the role of teachers as agents of religious moderation; and (5) supporting and inhibiting factors in implementation. The review concludes that moderation-based PAI contributes significantly to strengthening students' tolerant attitudes, although its effectiveness remains highly dependent on teacher competence and exemplary conduct, institutional policy support, and curricular consistency. The article recommends strengthening teacher training, explicitly integrating religious moderation values into teaching materials and assessment, reinforcing multi-stakeholder partnerships, and conducting further quantitative and longitudinal research to measure long-term impact.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: religious moderation; Islamic religious education; intolerance; tolerance; students; systematic literature review</em></p> Mohammad Hisyam Yahya, Agus Lizam, Afif Husen, Mashadi Mashadi, Kholil Baehaqi, Tiya Imtiyazunnisa ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.ipeba.ac.id/index.php/fokusanak/article/view/290 Tue, 29 Jul 2025 00:00:00 +0000