Strategi Pendekatan Komunikasi Interapersonal Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Abstract
Proses belajar mengajar adalah suatu proses yang meliputi serangkaian tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik, proses ini didasarkan pada hubungan timbal balik antara pendidik dan peserta didik yang mengintervensi proses pendidikan untuk mencapai tujuan tertentu. Proses pendidikan yang terjadi antara guru dan siswa untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dipengaruhi oleh banyak faktor pendukung salah satunya faktor komunikasi. Komunikasi yang baik dengan guru juga menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi lingkungan pendidikan membuat siswa merasa nyaman saat belajar. Komunikasi antar guru siswa atau komunikasi antar teman sekelas disebut komunikasi interpersonal. Artikel ini menggunakan metode kajian literatur. Kajian literatur merupakan sebuah penelitian kepustakaana dengan membaca berbagai buku, jurnal, dan terbitan-terbitan lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Pengertian belajar adalah Tingkah laku yang mengalami perubahan karena belajar menyangkut aspek-aspek kepribadian, baik fisik maupun psikis, seperti: perubahan dalam pengertian, pemecahan suatu masalah, keterampilan, kecakapan, sikap ataupun kebiasaan. Pengertian motivasi adalahi berasal dari bahasa latin yaitu movere yang dalam bahasa inggris berarti to move yang mempunyai arti kata kerja yang artinya menggerakan. Pengertian Komunikasi interpersonal merupakan jenis komunikasi apabila diamati dan dikomparasikan dengan jenis komunikasi lainnya. komunukasi interpersonal dilakukan dua arah dengan suasana informal dan terdapat unpan balik dari peserta komunikasi yang berada dalam jarak yang dekat serta pesan yang dikirim atau diterima bersifat spontan baik verbal maupun non verbal.Dari penelitian yang sudah dilakukan menghasilkan beberapa hal, bahwasanya terdapat banyak faktor dalam komunikasi interpersonal yang dapat berhubungan dengan motivasi belajar, diantaranya terdapat hubungan yang signifikan antara sikap saling terbuka dalam interaksi antar anggota keluarga, guru, siswa dan individu yang melakukan komunikasi.








