LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN ARAH STRATEGI PENGUATANNYA
Abstract
Pertumbuhan aset dan kelembagaan industri keuangan syariah Indonesia dalam satu dekade terakhir belum diimbangi oleh peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan prinsip keuangan syariah. Artikel ini bertujuan menyusun tinjauan konseptual atas literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia, memetakan determinan utamanya, serta merumuskan arah strategi penguatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) dengan metode deskriptif-kualitatif, menelaah data resmi Otoritas Jasa Keuangan serta literatur akademik terkini secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah nasional masih jauh tertinggal dibandingkan indeks inklusi keuangan syariah maupun indeks literasi keuangan konvensional, sehingga tercipta kesenjangan pemahaman-penggunaan (gap) yang berpotensi menimbulkan penggunaan produk keuangan syariah tanpa pemahaman substansi akad yang memadai. Determinan utama yang teridentifikasi meliputi religiusitas, digitalisasi dan penetrasi internet, tingkat pendapatan, gaya hidup, serta kualitas edukasi keuangan di lembaga pendidikan. Artikel ini merekomendasikan penguatan edukasi keuangan syariah berbasis digital, integrasi kurikulum di perguruan tinggi, serta sinergi lintas lembaga sebagai arah strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah ke depan.
Kata kunci: literasi keuangan syariah, inklusi keuangan syariah, perbankan syariah, edukasi keuangan